Panduan Project Based Learning

Project Based Learning (PjBL) merupakan pendekatan pengajaran yang dibangun di atas kegiatan pembelajaran dan tugas nyata yang memberikan tantangan bagi peserta didik yang terkait dengan kehidupan sehari-hari untuk dipecahkan secara berkelompok. Pembelajaran berbasis proyek merupakan model pembelajaran yang berpusat pada peserta didik untuk melakukan suatu investigasi yang mendalam terhadap suatu topik. Peserta didik secara konstruktif melakukan pendalaman pembelajaran dengan pendekatan berbasis riset terhadap permasalahan dan pertanyaan yang berbobot, nyata, dan relevan.

Pada pendekatan Project Based Learning, pengajar berperan sebagai fasilitator bagi peserta didik untuk memperoleh jawaban dari pertanyaan penuntun. Sedangkan pada kelas ”konvensional” pengajar dianggap sebagai seseorang yang paling menguasai materi dan karenanya semua informasi diberikan secara langsung kepada peserta didik. Pada kelas Project Based Learning, peserta didik dibiasakan bekerja secara kolaboratif, penilaian dilakukan secara autentik, dan sumber belajar bisa sangat berkembang. Hal ini berbeda dengan kelas ”konvensional” yang terbiasa dengan situasi kelas individual, penilaian lebih dominan pada aspek hasil daripada proses, dan sumber belajar cenderung stagnan. 

Pembelajaran berbasis proyek ini akan mengasah kemampuan 4C mahasiswa yaitu berpikir kritis (critical thinking), Kreativitas (Creativity), Kemampuan berkolaborasi (Collaboration) , dan Kemampuan untuk berkomunikasi (Communication), dengan baik. Oleh karena itu, Dosen Teknik Lingkungan Institut Teknologi Kalimantan, Ibu Chandra Suryani R., B.Sc., M.Sc, membuat sebuah acuan dalam melakukan pembelajaran berbasis proyek jarak jauh, pada masa pandemi dan kuliah daring ini. Panduan tersebut dapat diakses pada link berikut: 

https://bit.ly/RPPJJPJBL